Memutus Krisis Air Bersih Puluhan Tahun di Ogolau, Sulawesi Tengah
Dusun Ogolau ini berada di Desa Tibu, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong – Sulawesi Tengah. Warga Dusun Ogolau bercerita sembari mengeluh kesah minimnya air bersih kepada team BWA Ketika survey untuk program WAFP (Water Action For People). Masyarakat dalam kesehariannya sangat merasa kesulitan terkait minimnya air bersih untuk kebutuhan Ibadah, memasak, dan mandi, cuci, kakus (MCK). Ada 58 KK yang mendiami Dusun Ogolau.
Warga Dusun Ogolau selama ini harus menunggu hujan untuk menampung air atau harus berjalan kaki sejauh 4 km menuju sumber air bersih, masyarakat sudah mengupayakan instalasi pipa sederhana agar bisa memenuhi kebutuhan air sampai kerumah rumah, akan tetapi selalu rusak ketika hujan lebat karena arus sungai di sumber mata air terlalu besar.

(Warga Ogolau Tengah Mengantri Air)
Kepala Dusun Ogolau, pak Mardan (50 tahun) menuturkan, “jalan sulit dan setapak di bawah lereng bukit sejauh 4,6 km setiap hari masyarakat mengambil air kesana, sangat sulit masyarakat yang ingin mandi, cuci, dan kakus serta masak dan ibadah,” ungkap pak Kadus Mardan.
“Kondisi seperti ini sudah dialami warga saya di Ogolau sejak nenek moyang dulu kala, saya berharap ada uluran tangan serta perubahan untuk dusun Ogolau dalam sarana dan prasarana air bersih,” tambah pak Mardan.
Warga Dusun Ogolau juga tidak memiliki kamar mandi di rumah masing masing, sehingga untuk mandi serta mencuci pakaian masyarakat harus ke depan rumah dengan membuat bilik dari kayu dan terpal, jadi mereka mandi dan mencuci pakaian dalam keadaan terbuka.

(Kesulitan Air Warga Ogolau)
Amat pilu dan mengenaskan apa yang di alami oleh saudara saudara muslim kita di Dusun Ogolau ini, sarana dan prasarana air bersih sangat minim. Kamar mandi sangat sederhana dalam keadaaan terbuka, ditambah lagi jika mau sholat fardhu berjamaah atau sholat jum’at mereka harus berwudhu dengan air dalam kondisi yang terbatas.
Rencana Proyek
Sumber air yang biasa diambil masyarakat sejauh 4 km akan dijadikan sebagai solusi untuk mengatasi krisis air bersih. Dari hasil survey dapat dilakukan rencana pekerjaan proyek WAFP, sebagai berikut:
Sahabat Wakaf BWA, melihat kesulitan air bersih yang terjadi di Dusun Ogolau, kami mengajak sahabat wakaf semua untuk saling bahu-membahu membantu warga di Dusun Ogolau untuk meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan air bersihnya, mudah-mudahan Allah SWT membalas kebaikan kita semua dengan pahala jariyah yang berlimpah.
Nilai Wakaf yang Dibutuhkan:
Rp.1.447.450.000,-
Partner Lapang:
Ustadz Ramli
#BWA #InovasiWakaf #WAFP #DusunOgolau #SulawesiTengah