MEMANFAATKAN HARTA UNTUK LADANG AMAL

MEMANFAATKAN HARTA UNTUK LADANG AMAL

Pintu-pintu pahala itu amatlah banyak dan beragam. Tidak sempit dan terbatas seperti yang dikira oleh sebagian orang.

Insan yang berilmu memanfaatkan ilmunya untuk mendulang pahala dengan mengajarkannya pada masyarakat. Orang yang dikaruniai kekuatan fisik akan menggunakannya untuk berjuang di jalan Allah. Orang kaya bisa memanfaatkan hartanya untuk mendukung kegiatan Islam. Pahala yang akan didulangnya pun insyaAllah tidak akan kalah dengan pelaku dakwah.

Barang yang tidak dipakai di rumah seperti, pakaian, sepeda motor, mobil, meja, kursi, lemari dll yang menumpuk mangkrak di rumah merusak estika dan mengganggu kenyamanan.

Tumpukan barang itu kalau dibiarkan akan dimakan rayap dan berkarat, jadi sarang kecoak atau bahkan tikus. Semakin lama nilainya makin menyusut, keberadaannya sangat mengganggu pemandangan. Mau dibuang, tapi sayang masih layak pakai. Mau dijual, harganya jatuh dan murah sekali. Islam memberikan solusi  barang-barang tersebut di infaqkan, di sedekahkan atau di wakafkan :

قُلْ إِنَّ رَبِّي يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ لَهُ ۚ وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ ۖ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

Katakanlah: "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)". Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya. [QS. Saba’ 34:39]

  “Allah Ta’ala berfirman, “Wahai anak Adam berinfaqlah, niscaya Aku akan mengganti infaqmu”(hadits qudsi Muttafaq ‘Alaihi dari Abu Hurairah).

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa menyedekahkan dua pasang kuda fii sabilillah, niscaya akan dipanggil di Surga kelak, ‘Wahai hamba Allah, inilah kebaikan.’ Jika ia termasuk ahli shalat, niscaya ia akan dipanggil dari pintu shalat, jika ia termasuk ahli jihad, maka ia akan dipanggil dari pintu jihad, dan jika ia termasuk ahli sedekah, niscaya ia akan dipanggil dari pintu sedekah, dan jika ia termasuk ahli puasa, niscaya ia akan dipanggil dari pintu Ar-Rayyan.”

Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu berkata:

“Wahai Rasulullah! Tidak akan ada bahaya yang menimpa seseorang yang di panggil dari semua pintu itu, adakah orang yang dipanggil dari semua pintu?”

Beliau menjawab:

” Ya, ada, aku berharap engkau termasuk dari mereka.”

[HR. Bukhari dan Muslim]

Pengelolaan

Dalam pengelolaan wakaf kendaraan karena kendaraan tergolong dalam wakaf benda untuk diambil manfaatnya maka kita sebagai pengelola akan memaksimalkan perawatan supaya kendaraan tersebut pemanfaatnya lebih lama.

 

Penerima Manfaat ( Mauquf ‘alaih )

Penerima manfaat dari wakaf kendaraan tersebut sebagai alat transportasi kegiatan sehingga bisa membantu kelancaran program- program dan kegiatan dakwah. Ataupun program kesehatan kebutuhan mobil ambulance untuk memberikan pelayanan mengantar orang sakit atau mengantar jenazah tanpa di pungut biaya /gratis.

InsyaAllah program-program seperti ini akan bermanfaat untuk banyak orang, dan menjadi lading ibadah untuk yang mewakafkannya.

Demikian yang dapat disampaikan, Semoga kehadiran WOI.OR.ID  menambah pengetahuan tentang “MEMANFAATKAN HARTA UNTUK LADANG AMAL” Semoga bermanfaat dan menjadi amal jaryah.

 Aamiin.

 

Wallahu a'lam