Motivasi Islam Mengenai Bersedekah

Motivasi Islam Mengenai Bersedekah

Sebagai orang yang beriman, kita disunahkan untuk melakukan sedekah kepada orang yang membutuhkan. Dalam hal ini kita harus tahu bahwa zakat dan sedekah memiliki makna hukum yang berbeda dalam Islam. Zakat merupakan kewajiban yang harus dilakukan dan sudah ditentukan besarannya bagi setiap muslim yang telah memenuhi persyaratan, sebab dalam harta kita terdapat sebagian hak untuk orang-orang yang tidak mampu. Namun berbeda dengan sedekah, sedekah hukumnya sunah dan besarannya pun tidak ditentukan tergantung dari keikhlasan kita. Ada banyak hadist yang menyebutkan tentang kebaikan sedekah. Bahkan, dalam Al-Quran pun, banyak disebutkan tentang kebaikan dan keburukan jika tidak mau bersedekah bagi hamba Allah yang beriman dan bertaqwa.

إِنَّ الْمُصَّدِّقِينَ وَالْمُصَّدِّقَاتِ وَأَقْرَضُوا اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا يُضَاعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ أَجْرٌ كَرِيمٌ

“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (ganjarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (QS. Al Hadid: 18)

Jika kita ingin memiliki harta yang  berlimpah disaat pendapatan kita pas-pasan, salah satu cara yang bisa kita lakukan ialah dengan melakukan sedekah. Dengan bersedekah di jalan Allah, harta kamu tidak akan berkurang. Justru Allah AWT akan menambah harta kamu menjadi berlipat ganda. Bahkan Allah telah menjamin bahwa tak akan ada orang yang miskin karena menyedekahkan hartanya. Selain mendapatkan harta yang melimpah, orang yang bersedekah juga akan mendapatkan banyak pahala. Jadi, jangan lagi merasa ragu untuk bersedekah karena kamu akan mendapatkan harta yang lebih banyak lagi.

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ

“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.” (Q.S Ali Imran : 92)

Apabila kita ingin mendapatkan kebaikan seperti yang telah dijanjikan oleh Allah SWT, maka lakukanlah sedekah karena hal ini merupakan jalan untuk mendapatkan hal-hal baik. Misalnya saja seseorang yang senang bersedekah akan mendapatkan kebaikan dalam hal dimudahkan segala urusannya, akan mendapatkan harta yang berlipat ganda, akan mendapatkan pahala yang berlimpah, dan dijauhkan dari siksa panas api neraka.

وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ ۖ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

“Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.” (QS. Saba ayat 39)

Allah SWT akan mengganti setiap harta hambaNya yang digunakan untuk melakukan sedekah. Bersedekah bisa dilakukan kapan saja.  Bahkan tak harus menunggu ketika kamu berada pada posisi kelebihan harta. Justru, bersedekah ketika keadaan ekonomi sedang lemah bisa menjadi pembuka pintu rejeki. Banyak orang yang dalam keadaan miskin namun tak lupa untuk bersedekah. Ternyata harta yang dimiliki bukannya semakin berkurang namun justru semakin bertambah banyak. Inilah kekuasaan Allah SWT sebagaimana yang telah dijanjikanNya bahwa Dia akan menambah harta seseorang yang melakukan sedekah.

“Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh” (HR. Al-Baihaqi)

Untuk memperlancar rejeki, sebaiknya lakukan sedekah. Orang yang gemar bersedekah akan memiliki pintu rejeki yang lancar. Ini sesuai dengan apa yang telah menjadi ketentuan Allah SWT. Dia akan memberikan kelancaran rejeki bagi orang-orang yang gemar melakukan sedekah kepada orang yang membutuhkan. Semakin sering melakukan sedekah, maka semakin lancar rejeki yang didapatkan.

“Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana.”  (HR Ath-Thabrani)

Sudah menjadi kewajiban setiap muslim untuk melakukan sedekah. Hal ini sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh Allah SWT. Jika kamu ingin terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, maka bentengilah hartamu dengan melakukan zakat. Zakat tersebut bisa membersihkan harta kita. Kekuatan sedekah memang begitu nyata. Harta akan menjadi berkah jika kita senantiasa tidak lupa melakukan sedekah.

“Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan ) kesulitan orang lain” (HR. Ahmad)

Apabila kamu ingin doa-doamua dikabulkan oleh Allah SWT, ada satu cara yang bisa kamu lakukan. Cara tersebut ialah dengan menolong orang lain. Cara menolong orang lain ada banyak. Misalnya saja dengan memberikan bantuan berupa materi, tenaga, waktu ataupun pikiran. Ketika kamu sudah menolong permasalahan orang lain, maka Allah SWT juga akan menolong permasalahan yang kamu hadapi.

Nabi SAW bersabda: “ Sesungguhnya sedekah itu benar-benar akan dapat memadamkan panasnya alam kubur bagi penghuninya, dan orang mukmin akan bernaung dibawah bayang-bayang sedekahnya, “ (HR. At-Thabrani)

Setelah meninggal dunia, seseorang akan berada di alam kubur. Kita akan mendapatkan siksa kubur jika semasa hidup di dunia selalu bermuat maksiat, begitu pun sebaliknya, kita akan terhindar dari panasnya siksa kubur jika semasa hidup di dunia melakukan hal-hal menurut perintahNya. Salah satu hal yang bisa dilakukan agar terhindar dari panasnya api neraka yaitu dengan melakukan sedekah. Tak ada ruginya melakukan sedekah karena hal ini akan menjadi penolongmu kelak saat berada di alam kubur. Sedekahmu akan sebagai penolong dari panasnya siksa api.

Nabi bersabda: “Seorang yang bersedekah dengan tangan kanannya, maka ia menyembunyikan amalnya itu sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya” ( HR Bukhari)

Maksud dari bersedekah dengan menyembunyikannya dari tangan kiri ialah bersedekah secara diam-diam tanpa ada orang lain yang mengetahuinya. Dengan bersedekah secara diam-diam, seseorang akan terhindar dari riya’. Banyak orang yang melakukan sedekah namun tidak mendapatkan pahala sebab mereka menjadikannya sebagai ajang riya’. Tahukah kamu apa itu riya’? Riya’ adalah suatu sikap melakukan ibadah dengan niat supaya dipuji oleh orang lain. Jadi, niatan ibadahnya bukan karena mendapatkan ridho dari Allah SWT. Orang yang bersedekah karena riya’ tidak akan mendapatkan apa-apa dari Allah SWT. Untuk itu, supaya kamu mendapatkan pahala yang berlimpah dari Allah SWT, bersedekahlah secara diam-diam supaya terhindari dari riya’ yang hanya akan merugikan diri sendiri sebab pada akhirnya ibadah yang dilakukan tidak akan mendapatkan apapun dari Allah SWT.

Nabi bersabda: “Kamu menyingkirkan batu, duri dan tulang dari tengah jalan itu adalah sedekah bagimu “  (HR. Bukhari)

Jangan kamu pikir bahwa sedekah hanya melibatkan harta benda saja. Lebih dari itu, misalnya ketika kamu melihat ada batu atau duri di jalanan, kemudian kamu menyingkirkan benda tersebut, hal ini sudah termasuk sedekah bagimu. Hal ini karena perbuatan menyingkirkan benda-benda yang bisa membahayakan pengguna jalan sangat mulia. Bayangkan saja, jika banyak benda berbahaya di jalan kemudian tidak ada seseorang yang menyingkirkannya, tentu hal ini akan sangat membahayakan bagi

“Tiada suatu kaum menolak mengeluarkan zalat melainkan Allah menimpa mereka dengan paceklik (kemarau panjang dan kegagalan panen).” (HR. Ath-Thabrani)

Allah akan memberikan harta yang berlimpah bagi umatNya yang melakukan sedekah. Begitupun sebaliknya, pintu rejeki akan ditutup untuk umatNya yang tidak mau melakukan sedekah. Seseorang tidak akan menjadi miskin karena membelanjakan hartanya di jalan Allah dengan bersedekah. Jika kamu menjadi orang yang pelit harta, maka rejeki akan terasa sulit didapatkan. Ada-ada saja permasalahan yang kamu dapatkan entah itu dicoba musibah sakit, kehilangan harta benda dengan cara yang tak diduga-duga seperti dirampok, kebakaran dan lain sebagainya.

Demikian yang dapat disampaikan, Semoga kehadiran WOI.OR.ID  menambah pengetahuan tentang  “Motivasi Islam Mengenai Bersedekah”  dari Al-Quran dan Hadist. Setelah mengetahui betapa besar manfaat sedekah, marilah kita sisihkan  sebagian harta kita untuk orang yang berhak mendapatkannya. Allah SWT akan menggantinya dengan nikmat yang luar biasa. Semoga bermanfaat dan menjadi amal jaryah. Aamiin.

 

Wallahu a'lam