Penting !!! 7 Cara menggapai Keberkahan dalam hidup

 7 cara menggapai Keberkahan dalam Hidup

 

Berkah (dalam bahasa Arab disebut “Al Barakah”) artinya adanya kebaikan dari sisi Allah pada sesuatu. Berkah apabila mengenai sesuatu yang sedikit akan menjadi banyak, dan apabila mengenai sesuatu yang banyak maka akan menjadikannya bermanfaat. Berkah itu menambah ketaatan kita kepada Alloh Subhanalloh wa Ta’ala.

 

Setiap muslim pasti akan mendambakan kehidupan yang penuh dengan keberkahan. Hidup yang penuh berkah akan mendatangkan ketenangan, dengan limpahan kebaikan dan selalu mendapat petunjuk Allah SWT sehingga berada di jalan yang diridhai-Nya.

 

Diantara sebab hadirnya keberkahan pada diri seseorang adalah sebagai berikut:

·         Bertaqwa kepada Allah

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

 

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

 

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan  itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS. Al A’raaf: 96)

 

·         Membaca Al-Qur’an

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

 

       كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ

 

“Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.” (QS. Shad:29)

 

·         Berdoa meminta keberkahan

Salah satu cara untuk menggapai keberkahan adalah dengan berdoa kepada Allah agar diberikan keberkahan, sebagaimana yang dilakukan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dimana beliau meminta diberikan keberkahan dalam segala urusan.

 

·         Jujur dalam bermuamalah

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

 

الْبَيِّعَانِ بِالْخِيَارِ مَا لَمْ يَتَفَرَّقَا – أَوْ قَالَ حَتَّى يَتَفَرَّقَا – فَإِنْ صَدَقَا وَبَيَّنَا بُورِكَ لَهُمَا فِى بَيْعِهِمَا ، وَإِنْ كَتَمَا وَكَذَبَا مُحِقَتْ بَرَكَةُبَيْعِهِمَا

 

“Penjual dan pembeli berhak khiyar (meneruskan atau membatalkan jual-beli) selama belum berpisah. Jika keduanya jujur dan menjelaskan apa adanya maka akan diberikan keberkahan dalam jual-belinya, namun jika keduanya menyembunyikan keadaan sebenarnya dan berdusta, maka akan dicabut keberkahan jual-belinya.” (HR. Bukhari)

 

·         Berinfaq dan bersedekah

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

 

قُلْ إِنَّ رَبِّي يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ لَهُ ۚ وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ ۖ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

 

"Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya). Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.” (QS. Saba:39)

 

·         Menjauhi harta haram

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

 

يَمْحَقُ اللَّهُ الرِّبَا وَيُرْبِي الصَّدَقَاتِ ۗ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ كَفَّارٍ أَثِيمٍ

 

“Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa.” (QS. Al-Baqarah:276)

 

Allah melenyapkan seluruh riba dan mengharamkan pelakunya dari mendapat keberkahan hartanya maka dia tidak dapat manfaat darinya, dan menumbuhkan sedekah serta memperbanyaknya melipat gandakan pahala bagi orang-orang yang bersedekah dan memberkahi mereka dalam harta kekayaan mereka.

 

·         Senantiasa beristighfar

Allah berfirman dalam Surat Nuh ayat 10:12 yang artinya:

 

وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ  (11) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا   (10) فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا

وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارً   

 

 “Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” 

 

Syaikh As Sa’di rahimahullah mengatakan mengenai ayat di atas, “Tinggalkanlah dosa, beristighfarlah pada Allah atas dosa yang kalian perbuat. Sungguh Allah itu Maha Pengampun. Dosa yang begitu banyak akan dimaafkan oleh Allah. Maka hendaklah mereka segera memohon ampun pada Allah meraih pahala dan hilanglah musibah. Allah pun akan memberikan karunia yang disegerakan di dunia dengan istighfar tersebut yaitu akan diturunkan hujan dengan deras dari langit, juga akan dikarunia harta dan anak yang diharapkan. Begitu pula akan diberi karunia kebun dan sungai di antara kelezatan dunia.” (Tafsir Al Karimir Rahman, hal. 889). 

 

Wallahu a’lam