Kemarau panjang tahun ini terjadi di berbagai daerah di indonesia sehingga banyak daerah yang mengalami kekeringan dan kesulitan air bersih, salah satunya di Pondok Pesantren At Tholibiyah, desa Bojongsari Tegal, Jawa Tengah.

Pondok pesantren pimpinan Habib Muhammad Bin Tholib Al-Athos ini memiliki masalah yang cukup pelik, ketika memasuki musim kemarau seperti sekarang ini air yang di dapat untuk kebutuhan santri santri yang berjumlah kurang lebih 800 anak mengalami kekurangan.

Bahkan untuk mengambil air wudhu serta mandi di pagi hari para santri putra harus mengantri panjang dan tak jarang mesti bangun dini hari, karena kalau tidak seperti itu mereka tidak kedapatan air. Dan tak jarang banyak santri yang tidak mandi hanya berwudhu saja untuk menjalankan kegiatan di pondok pesantren.

Santri putri mesti mengisi ember ketika malam hari dan tak jarang mereka sampai ketiduran ketika menunggu air penuh untuk kebutuhannya, perjuangan yang sangat luar biasa untuk mendapatkan air bersih di pondok pesantren ini.

Kekurangan di desa Bojongsari dan pondok pesantren At-Tholibiyah terjadi karena sumber air yang berada di lereng Gunung Slamet mengalami kekeringan.

Kondisi seperti ini yang membuat kita harus membantu pondok pesantren At-tholibiyah agar santri santri mudah mendapatkan air bersih sehingga tidak perlu mengantri mengambil air sampai tertidur, serta bisa fokus dalam menuntut ilmu agama dan beribadah.

Sahabat wakif mari bantu santri-santri di pondok pesantren At-tholibiyah agar mudah mendapatkan air bersih.