Upaya Badan Wakaf Al Qur’an (BWA) menghimpun dana wakaf untuk membantu pengembangan Pesantren Qoryah Qur’an di daerah Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat sedikit demi sedikit membuahkan hasil. Hingga bulan Desember 2019, telah terhimpun dana wakaf untuk kegiatan pembangunan tahap pertama, yaitu pembebasan lahan, sebesar 5,9% dari yang dibutuhkan. Lahan tersebut memiliki luas 2.200 meter persegi, dan pembebasannya membutuhkan dana sebesar Rp2.750.000.000. Di sana akan dibangun fasilitas pendidikan dan sarana penunjang, termasuk di antaranya masjid.

(Salah seorang santri Qoryah Qur'an menjadi juara 2 Musabaqah Hifdzil Qura'n Kategori 5 Juz tingkat Kabupaten Purwakarta)

Dilihat dari segi usia, Pesantren Qoryah Qur’an yang berlokasi di daerah Wanasaya, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat memang terbilang masih “balita”. Fasilitas belajar dan mengajar yang dimiliki pun sangat terbatas. Namun semangat untuk berkiprah dalam membina umat mengalir kuat dalam diri para guru dan penyelenggara lembaga ini.

( Proses Belajar Santri Qoryah Qur'an)

Setiap hari santri-santri dibina dan didampingi dalam menghafal Al Qur’an agar memiliki kemampuan membaca Al Qur’an yang sesuai dengan kaidah tahsin.  Di Pesantren Qoryah Qur’an Wanayasa ini para santri disiapkan menjadi pemimpin qur’ani. Mereka diharapkan dapat menjadi imam masjid-imam masjid yang memiliki bacaan Al Qur,an berkualitas (bersanad), yang sangat dibutuhkan masyarakat sekarang ini.

Capaian-capaian hafalan para santri sangat menggembirakan dan mendapat pengakuan dari masyarakat sekitar. Baru-baru ini santri Pesantren Qoryah Qur’an Wanayasa berhasil meraih juara kedua dalam kegiatan Musabaqah Hifdzil Qur’an  setingkat Madrasah Tsanawiyyah (MTs) di Purwakarta.

Para gurunya juga berkiprah dalam membangun umat di tataran yang lebih luas. Pada Bulan November 2019 Mudir Pesantren Qoryah Qur’an Wanayasa, Ustadz Abdurrahman Dihya, bersama-sama dengan Badan Wakaf Al Qur’an (BWA) bertolak ke daerah Ternate dan Halmahera di Provinsi Maluku Utara guna membina para guru-guru pengajar Al Qur’an.

Melihat eksistensi dan kiprahnya yang tinggi bagi kemashalatan umat, BWA mengajak para wakif untuk membantu mempercepat pengembangan Pesantren Qoryah Qur’an Wanayasa ini. Target pertama, mengupayakan pembebasan lahan selekas mungkin, karena pihak-pihak yang terkait sudah mendesak untuk dilakukan penyelesaikan pembebasan lahan. Sementara dana yang terkumpul masih belum mencukupi.

Setelah itu barulah difokuskan pada pengembangan tahap kedua, yaitu pembangunan sarana pendidikan dan fasilitas penunjang yang diperkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp6.500.000.000. Dengan tambahan fasilitas, diharapkan lembaga ini dapat menampung santri dalam jumlah yang lebih banyak, dan para santri dapat belajar dengan suasana yang lebih layak.

Semoga Allah Subhanahu wata’ala membukakan jalan dan kemudahan bagi terwujudnya pengembangan Pesantren Qoryah Qur’an Wanayasa. Dan bagi para wakif yang turut membantu, semoga Allah Subhanahu wata’ala membalasi dengan kemuliaan dan kebaikan berlipat ganda.