[Shadaqoh jariyah Anda yang akan mengalirkan pahala tiada akhir] 

BWA-WK. Keberadaan para petani penggarap  mungkin tidak mendapatkan perhatian khusus bagi pemerintah. Mereka memanfaatkan lahan-lahan kosong  tidak terurus untuk dijadikan lahan yang benilai ekonomis.

Trudle Pump

Pak Madira, petani penggarap di lahan sekitar belakang Bandara Soeta.

Salah satunya adalah Pak Madira (52 th). Warga asli Indramayu yang sebelumnya menjadi supir taksi itu menyewa lahan di sekitar belakang Bandara Soekarno-Hatta. Bersama sang istri, di lahan yang tidak luas tersebut, pak Madira menanam berbagai macam sayuran, seperti kangkung, caisin, bayam merah dan jenis sayuran lainnya. Hasil panennyapun tidak terlalu besar namun cukup untuk menunjang kehidupan Pak Madira dan keluarga. Pak Madira dan para petani lainnya, di lahan ini memang hanya mengandalkan hasil pertaniannya.

Meskipun air irigasi atas lahan mereka terdapat sungai yang mengalir namun mereka juga harus mengalirkan dengan membuat parit-parit. Lalu mereka harus menyiramkannya ke lahan mereka dengan menggunakan metode yang sederhana, mereka hanya menggunakan baskom atau ember kecil. Namun karena luasnya lahan hal itu menjadi tidak efisien. Aktivitas rutin itu juga membuat pak Madira terkuras tenaganya dan sering mengeluh sakit pinggang.

Berbekal improvisasi  dan kreativitas, kami BWA memperkenalkan sebuah alat yang dapat membantu mengurangi beban pekerjaan mereka. Alat ini bernama Tradle Pump. Sebuah alat yang berfungsi membantu proses penyiraman tanaman sehingga lebih mudah, cepat dan efisien. Alat yang sudah dipakai di beberapa negara berkembang ini menyiram tanaman dengan cara mengayuh foot stepnya, sehingga menyemprotkan air.

Trudle Pump

Trudle Pump

Pak Madira sedang mencoba Tradle Pump.

Pak Madira yang telah mencobanya merasa sangat terbantu karena mempermudah pekerjan, menghemat tenaga dan lebih cepat.

Maka melalui program wakaf khusus, BWA mengajak para donatur untuk membantu meringankan beban mereka dengan menjadikan  tradle pump ini sebagai wakaf Anda.

.Donasi yang di butuhkan : Rp. 7.900.000,-

 

Partner Lapang                  : Alimudin Baharsyah