Memutus Siklus Krisis Air Bersih Warga Desa Panggungrejo, Blitar
Desa Panggungrejo, terletak di kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, menghadapi krisis air bersih yang serius. Terletak di daerah perbukitan dan bebatuan, sekitar 300 kepala keluarga (KK) di RT 1 RW 7 Dusun Kalisuko mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, terutama pada musim kemarau.
BWA melakukan survey bersama partner lapangan, Pak Anam, menunjukkan bahwa kondisi ini telah berlangsung selama beberapa dekade, menghambat kehidupan sehari-hari warga. Warga umumnya menggali sumur cincin dengan sumber air permukaan kedalaman 5-8 meter, namun volumenya tidak mencukupi, dan sebagian besar sumur mengering saat musim kemarau.

(Kesulitan Air Telah Dirasakan Warga Selama Bertahun-tahun)
Menurut keterangan kepala Dusun Kalisuko, Pak Budi, “kami setiap lewat bulan ke tujuh, pasti mengalami kesulitan air berih, kondisi ini sudah berulang dan berlangsung sangat lama”.
Mereka terpaksa membeli tangki air dengan harga tinggi, sementara akses ke sungai yang merupakan sumber air terdekat sulit dijangkau, lokasinya jauh dan dibawah pemukiman penduduk. Krisis air bersih ini telah berdampak luas, menghambat pertanian, sulitnya MCK, dan bahkan mempengaruhi kegiatan beternak.

(Sumur Cincin Warga)
Rencana Proyek
BWA telah melakukan kegiatan pengecekan Geolistrik untuk menacari potensi sumber air dari dalam tanah karena tidak ditemukan sumber air permukaan yang cukup dan bisa dimanfaatkan. Hasil Geolistrik menunjukkan terdapat lokasi yang bisa dilakukan pengeboran. Dengan rincian pekerjaan sebagai berikut:
Mari bersama-sama BWA untuk membantu menyelesaikan krisis air bersih di Desa Panggungrejo, Blitar.
Konstribusi wakaf anda akan memberikan dampak positif yang nyata dan membantu masyarakat mendapatkan akses air bersih yang layak. Semoga menjadi amal jariyah seiring mengalirnya air. Aamiin.
Nilai Wakaf yang DIbutuhkan:
Rp.1.551.000.000
Partner Lapang:
Pak Anam
#BWA #inovasiWakaf #WAFP #WakafSaranaAirBersih #Panggungrejo