22 Februari 2023

Kesulitan Air Tawar dan Air Bersih, Masyarakat Dusun Terang, NTT Berharap Akses Air Bersih Mudah

Tag:
WAFPDusun TerangManggaraiNTT

Kesulitan Air Tawar dan Air Bersih, Masyarakat Dusun Terang, NTT Berharap Akses Air Bersih Mudah

 

Air merupakan elemen yang sangat mempengaruhi kehidupan di alam. Semua makhluk hidup sangat memerlukan air dalam perkembangan dan pertumbuhannya. Siklus hidrologi yang terjadi menyebabkan jumlah volume air yang ada di dunia ini adalah tetap. Akan tetapi, dipandang dari aspek ruang dan waktu distribusi air secara alamiah tidaklah ideal. Akibatnya timbul masalah kelangkaan air, terutama ketika musim kemarau tiba.


Pengelolaan sumber daya air yang baik akan berdampak pada kelestarian dan keseimbangan lingkungan hidup baik sekarang maupun akan datang. Kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan air hujan yang merupakan salah satu aset berharga, Golo Sepang masih jarang kebiasaan menampung atau memanen air hujan (rain water harvesting) serta memanfaatkannya untuk kebutuhan sehari-hari.


Dusun Terang merupakan dusun yang letaknya berada di pesisir pantai pada Kab. Manggarai Barat yang penduduknya adalah muslim. Kota terdekat untuk menuju Dusun Terang adalah Kota Manggarai Barat, jarak tempuh yang harus dilalui dengan perjalanan darat sekitar 2-3 jam dari Kota Manggarai Barat untuk bisa sampai di Dusun Terang. Dan berjarak sekitar 70.8 Km dari Pusat Ibukota Kabupaten Manggarai Barat.


(Kesulitan Air Sudah Lama Dirasakan Warga Dusun Terang)


Di wilayah ini identik dengan daerah sulit air tawar dan sangat sulit untuk mendapatkan air bersih, selain letaknya di pesisir pantai, di sana juga jangka waktu musim kemaraunya sangat panjang dibanding musim hujan. Dengan musim hujan inilah masyarakat memanfaatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.


Masyarakat di Dusun Terang ini berjumlah sekitar 2.930 jiwa/600 KK dan jumlah rumah ada sekitar 531 rumah. Di dusun ini memiliki rentan kondisi geografis dengan kawasannya dari 8 - 4 Mdpl (Pesisir) dan didominasi oleh air laut dan air payau, yang ketika musim kemarau terpaksa digunakan untuk kebutuhan berwudhu, mencuci, dan mandi.


(Anak-anak Sedang Mengambil Air)


Selama ini masyarakat di Dusun Terang Desa Golo Sepang ini mendapatkan air hanya melalui air hujan dan mata air yang sangat jauh. Namun ketika di musim kemarau tiba, untuk mendapatkan air masyarakat harus menyebrang menggunakan perahu atau sampan hingga 3,5 km ke mata air dan berjalan kaki sejauh 1 km, untuk memenuhi kebutuhan air bersih seperti untuk berwudhu/bersuci, mandi, memasak dan untuk air minum.


Pada saat tim Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) melakukan survei ke lokasi proyek yaitu terlihat masyarakat masih memanfaatkan air sungai yang payau. Hingga nanti masyarakat bisa mendapatkan air kembali ketika musim hujan tiba, selama ini masyarakat memanfaatkan resapan air dengan menggali pinggiran sungai di beberapa titik.


(Anak Mengisi Air ke Dirijen-dirijen)


Masyarakat Dusun Terang yang tinggal di daerah pesisir ini biasanya selain mereka mendapatkan air dari air hujan (saat musim hujan), ada yang memanfaatkan sumur dangkal (sumur buatan), ada juga beberapa masyarakat mendapatkan air dengan mencari daerah yang dilalui air resapan yang sumbernya dari pepohonan serta bebatuan di daerah sungai. Namun, air yang ada tersebut masih belum cukup untuk mencukupi kebutuhan air mereka sehari-hari. Hingga akhirnya terpaksa untuk menjemput dan membeli air.


Rencana Solusi

Tim BWA didampingi oleh Ustadz Arifudin selaku partner lapang dan beberapa masyarakat Dusun Terang melakukan survey ke sumber mata air (Rosok) ke arah Pulau Seberang, yang jaraknya sekitar 4,5 km dari batas terakhir rumah penduduk. Saat melakukan survei, akhirnya tim memutuskan akan menggunakan sumber mata air ini yang akan ditampung dan nantinya akan digunakan/dialirkan ke Dusun Terang sehingga dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari oleh masyarakat agar tidak lagi kesulitan dalam hal air bersih.


Jenis sumber air yang ada di daerah tersebut adalah air alami pegunungan, dengan jarak antara dusun ke lokasi sumber mata air sekitar ± 4.900 m dan kondisinya ke arah dusun adalah turun. Ketinggian sumber mata air adalah 14 Mdpl, sedangkan ketinggian dusun adalah 8 – 4 Mdpl.


Rencana Proyek

Adapun tujuan maupun adanya rencana pelaksanaan/kegiatan bantuan proyek Water Action for People (WAFP) di Dusun Terang, Desa Golo Sepang, Nusa Tenggara Timur ini, adalah:


  1. Memompa air dari sumber air ke lokasi lebih atas (bak induk) agar mendapat gravitasi yang lebih besar.
  2. Pipanisasi air ke masyarakat dari bak induk ke dekat dengan pemukiman baik jaringan induk dan cabang sepanjang total 10,5 km dengan gravitasi
  3. Membuat bak dusun kap. 50 kubik
  4. Membuat organisasi nadzir untuk menangani manajemen air, agar air terus mengalir ke setiap rumah warga pembagiannya merata.


Semoga apa yang diharapkan masyarakat di desa Golo Sepang, khususnya terkait sarana dan prasarana air bersih bisa terwujud. Tentunya dengan dukungan dari berbagai pihak. Kami team BWA hanya bisa menjadi jembatan kebaikan, maka dari itu para wakif sekalian melihat kondisi yang terjadi di Desa Golo Sepang ini, kita harus saling bahu-membahu untuk mewujudkan mimpi masyarakat di sana yang merindukan kemudahan dalam mendapat air bersih.

 


Nilai Wakaf yang Dibutuhkan:

Rp.3.200.500.000,- (Tiga milyar dua ratus juta lima ratus ribu rupiah)


Partner Lapang:

Ustadz Arifudin Anwar

 


#BWA #InovasiWakaf #WAFP #WaterActionforPeople #DusunTerang #NTT