Promo
Akibat Eksploitasi Hutan Secara Berlebihan, Dusun Cibelendung Kini Susah Mendapatkan Air Bersih

Warga Cibelendung Harus Antre Seharian Untuk Mendapatkan Air Bersiah 20 Liter

0.0%
0.0%
0.0%

Masih Membutuhkan Rp 926.162.500

Promo
Persoalan Air Bersih Semakin Genting di Tolonggeru, Yuk Hadirkan Solusinya.

Mengentaskan Krisis Air Bersih Puluhan Tahun Di Tolonggeru

0.0%
0.0%
0.0%

Masih Membutuhkan Rp 1.837.800.000

Promo
Tanah Beralih Fungsi, Santri dan Masyarakat Kampung Cirukap Sulit Dapat Air Bersih

Tanah Beralih Fungsi, Santri Dan Masyarakat Kampung Cirukap Sulit Mendapatkan Air Bersih

0.0%
0.0%
0.0%

Masih Membutuhkan Rp 770.000.000

Promo
Yuk Bangun Bendungan ini untuk menyelamatkan 1000 orang di Dusun Tegalsari, Boyolali.

Sering Jebol Diterjang Banjir, Warga Tegalsari Butuh Bendung Air Bersih Yang Kokoh

0.0%
0.0%
0.0%

Masih Membutuhkan Rp 690.350.000

Promo
Warga Bojongsari Butuh Air Bersih

Warga Bojongsari Merindukan Air Bersih

0.7%
0.7%
0.7%

Masih Membutuhkan Rp 1.191.800.000

Promo
Ribuan Jamaah Pesantren At-Tholibiyah Sulit Mendapatkan Air Bersih

Bila musim kemarau tiba air menjadi barang yang sangat berharga, karena langka dan sulitnya mendapatkan air bersih tersebut. Hal ini menjadi kegelisahan tersendiri bagi Habib Muhammad dan pengurus pesantren At-Tholibiyah.

Guna mencukupi keperluan air bersih disamping menggunakan air dari gunung, pengasuh pesantren Attholibiyah Habib Muhammad pernah mencoba mengebor sumur hingga lima kali di kedalaman hingga 50 m, namun semuanya tidak mendapatkan hasil berupa air yang diinginkan.

0.7%
0.7%
0.7%

Masih Membutuhkan Rp 893.694.000

Promo
WAFP NTB Doro Oromboha III

Demi Air Bersih,  Setiap Hari Warga Madawau Susuri Bukit dan Lembah

44.1%
44.1%
44.1%

Masih Membutuhkan Rp 1.089.760.000

Promo
Sarana Air Bersih | dusun Trono, desa Krinjing, Magelang, Jawa Tengah

Setelah erupsi Merapi akhir tahun 2010 lalu, dusun Trono, desa Krinjing mengalami kesulitan air bersih.  Mata air yang selama ini mengalirkan air ke desa tersebut, hilang tertutup material letusan gunung Merapi.

2.5%
2.5%
2.5%

Masih Membutuhkan Rp 234.655.000

Promo
Project Sarana Air Bersih untuk Desa Muslim di Kecamatan Ile Ape Nusa Tenggara Timur

Project Water Action for People untuk masyarakat Kecamatan Ile ape Nusa Tenggara Timur.

100.3%
100.3%
100.3%

Masih Membutuhkan Rp -1.000.000

Promo
Yuk Bantu Daerah Kekeringan dengan Donasi Air Bersih

Iring-iringan sepeda ontel (gayuh) dan motor dengan membawa jerigen mengangkut air di sepanjang jalan desa Kepohkidul menuju Kedungadem adalah pemendangan yang biasa kita setiap hari. Itulah kesibukan warga desa Kepoh Kidul setiap musim kemarau tiba, dan tahun ini sejak bulan Juni baru 2 kali turun hujan, sehingga kolam-kolam penampungan air wargapun kering.

100.2%
100.2%
100.2%

Masih Membutuhkan Rp -100.000

Promo
Sarana Air bersih untuk Pondok Pesantren Al Husna dan Warga Dusun Sukamaju Cikampek

Kemarau panjang yang terjadi tahun 2011 ini menyebabkan banyak daerah kekeringan. Salah satunya adalah di Dusun Sukamaju, Desa Cikampek Timur, Kecamatan Cikampek Kabupaten Karawang.

101.3%
101.3%
101.3%

Masih Membutuhkan Rp -1.000.000

Promo
Laporan Wakaf Sarana Air Bersih untuk Masyarakat Desa Giripurwo, Gunung Kidul

Sudah puluhan tahun masyarakat desa Giripurwo, Gunung Kidul kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

109.5%
109.5%
109.5%

Masih Membutuhkan Rp -18.100.000

Promo
Air Bersih untuk Trono

Satu setengah tahun sudah, sejak bencana Merapi pada akhir tahun 2010, kehidupan desa-desa yang terkena erupsi Merapi memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana. Berbeda dengan suasana tahap tanggap darurat yang hiruk-pikuk dan banyaknya bantuan dari lembaga maupun individu, tahap rehabilitasi dan recovery ini sepi dari keramaian tersebut.

100.1%
100.1%
100.1%

Masih Membutuhkan Rp -100.000

Promo
Konflik Air Di Kampung Lebak Haur

Terlebih di musim kemarau, perebutan air bersih antarwarga sampai mengakibatkan perusakan selang air atau melepas selang air milik warga lain. Perebutan air bersih seperti ini tentu saja menyebabkan konflik sosial.

100.0%
100.0%
100.0%

Masih Membutuhkan Rp 0

Promo
Jam 3 Dini Hari Antri Air Untuk Kebutuhan Sehari-Hari Dan Wudhu

Air adalah salah satu kebutuhan pokok manusia, karena selain digunakan untuk minum dan mandi, juga untuk ibadah dan bekerja seperti wudu dan mengairi pertanian. Berdasarkan data Bank Dunia tahun 2006, ternyata satu dari dua orang di Indonesia kesulitan mengakses air bersih. Di antaranya adalah saudara kita yang berada di dusun Pusung Duwur

100.0%
100.0%
100.0%

Masih Membutuhkan Rp 0

Promo
Bak Mata Air Di Lereng Gunung Merapi

Prahara meletusnya Gunung Merapi pada 2010 lalu hampir menghancurkan seluruh infrastruktur desa. Termasuk beberapa mata air yang selama ini menjadi andalan warga telah hilang diterjang lahar dingin. 

100.0%
100.0%
100.0%

Masih Membutuhkan Rp 0

Promo
Desa di Kaki Gunung Doro Oromboha Kesulitan Air Bersih

BWA-WAfP. Doro Oromboha adalah gunung yang terletak di kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.  Ada empat desa dan satu dusun di kaki Gunung Doro Oromboha (1605 m) yang membutuhkan air bersih, yaitu desa Bumi Pajo, desa Ndano Na'e, dusun Karaku, desa Rora Dan desa Madawau.

72.2%
72.2%
72.2%

Masih Membutuhkan Rp 723.500.000

Promo
Menghapus Mitos Gunungkidul Sulit Air

Setelah berhasil mengangkat dan mengalirkan air dari sungai bawah tanah di gua Pego dan juga setelah melihat potensi air yang berhasil diangkat dari dasar gua cukup besar, BWA akan mengembangkan project wakaf sarana air bersih ini agar bisa mengalirkan air ke dusun lainnya yakni  Karangnongko dan Temon.

100.0%
100.0%
100.0%

Masih Membutuhkan Rp 0

Promo
Akhiri Mandi Lima Gayung Sehari dengan Wakaf Sarana Air Bersih di Ma'had Al Abqary

Karena keterbatasan akses terhadap air bersih, Ma’had Al Abqary membatasi menerima peserta didik maksimal 200 orang. Itu pun dengan catatan, santri bersedia mengikuti aturan ponpes yang berlokasi di Kecamatan Taktakan, Serang, Banten tersebut yakni dalam menggunakan air, maksimal lima gayung setiap kali mandi. 

100.1%
100.1%
100.1%

Masih Membutuhkan Rp -100.000

Promo
Karena Berjalan 2-3 Kilometer untuk Mendapatkan Air, Santri Hamfara Sering Terlambat Kuliah

BWA-WAfP. Meski semua santri mondok di asrama Pondok Pesantren Hamfara, tetapi ada saja santri yang terlambat ikut taklim maupun kuliah. Mereka terlambat bukan karena malas atau pun bangun kesiangan, melainkan karena setiap santri waktunya habis berjalan kaki sekitar 2-3 kilometer untuk mendapatkan air. 

55.9%
55.9%
55.9%

Masih Membutuhkan Rp 106.900.000