Sale
Berbagai Upaya Telah Dilakukan, Namun Warga Sukoharjo Bantul Tetap Krisis Air Bersih

Sudah puluhan tahun warga masyarakat Dusun Sukoharjo, Desa Argodadi, Kecamatan Sedayu Kabupaten Bantul, Yogyakarta mengalami kekurangan air bersih. Air sebagai salah satu sumber kehidupan teramat langka di dusun ini. Kondisi geografis yang berbukit nan berbatu menjadi salah satu penyebab utama kelangkaan air bersih di dusun dengan sekitar 75 KK ini.

0.1%
0.1%
0.1% Masih Membutuhkan Rp 1.356.200.000

Sale
Krisis Air Bersih ; Jangan Biarkan Warga Sukorame Bergantung Pada Air Sumur Rembesan Sungai

Kedatangan BWA di Sukorame disambut Suyatno. Ia adalah tokoh masyarakat setempat yang selama ini mengkoordinir masyarakat untuk mendapatkan air bersih. Masyarakat selama ini sudah berjuang mendapatkan air bersih melalui menggali sumur dangkal di samping sungai (ini yang paling banyak dilakukan), menyedot dari sungai, membuat tadah hujan dan membeli dari dropping air oleh pemerintah daerah.

3.6%
3.6%
3.6% Masih Membutuhkan Rp 1.658.505.000

Sale
MEMBAHAGIAKAN DESA PANTAI BAHAGIA, DENGAN WAKAF SARANA AIR BERSIH

Desa yang berada di ujung Bekasi lokasinya berbatasan langsung dengan laut Jawa dan juga dibelah oleh Sungai Citarum. Lokasi yang terletak di kawasan pesisir itu membuat desa di Muara Gembong ini jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Bekasi, dan seolah tak terjamah. Itu terlihat dari sulitnya akses transportasi dan minimnya infrastruktur.

7.3%
7.3%
7.3% Masih Membutuhkan Rp 1.660.100.000

Sale
Demi Air Bersih, Setiap Hari Warga Madawau Susuri Bukit dan Lembah

Setelah sukses tahap I dan II, kini proyek pembangunan wakaf sarana air bersih di lereng Gunung Doro Oromboha memasuki tahap III. Pelaksanaan pembangunan tahap III dilakukan untuk Desa Madawau dan Dusun Karaku, Kecamatan Mada Pangga, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.

Desa berpenduduk lebih dari 400 KK tersebut mengalami krisis air bersih setiap tahunnya. Nama “Madawau” diambil dari aktivitas keseharian warganya yang harus berjalan sekitar 2-3 kilometer menyusuri perbukitan dan lembah untuk mengambil air di sumber air yang berada di dasar lembah.

34.6%
34.6%
34.6% Masih Membutuhkan Rp 1.274.060.000

Sale
Sulitnya Air Bersih di Pinggiran Jakarta

Lokasi terdekat untuk menuju Desa lemo dapat di akses melalui Bandara Soekarno Hatta, dengan melewati gate "M1"

16.3%
16.3%
16.3% Masih Membutuhkan Rp 303.900.000

Sale
WARGA DAN SANTRI DI LERENG SEMERU SULIT MENDAPATKAN AIR JIKA KEMARAU DATANG

Menempuh perjalanan 4 Jam Dari Bandara Abdurrahman Saleh, Malang Tim Badan Wakaf Al Qur’an tiba di Dsnn Tamansatriyan, Ds. Tamansatriyan Kecamatan Tirtoyudho Kabupaten Malang. Jalanan di lereng Gunung Semeru yang terjal sempat membuat mobil yang kami naiki mogok, dengan dibantu warga sekitar yang kebetulan melintas akhirnya Tim BWA sampai lokasi tujuan. Tim BWA mendapatkan kabar bahwa warga dan santri di lokasi tersebut kesulitan air.

70.0%
70.0%
70.0% Masih Membutuhkan Rp 384.000.000

Sale
Beginilah Derita Warga Tanjung Bahagia Ketika Kemarau Tiba

Sejak awal Juli 2017 kemarau kembali melanda Tanjung Bahagia. Sudah sebulan lebih pula warga Ujung Tanjung Pulau Lembata, NTT, tersebut kembali kesulitan mendapatkan air tawar. Semua air tanah yang ada berasa asin, sama persis dengan air laut.

35.6%
35.6%
35.6% Masih Membutuhkan Rp 241.500.000

Sale
Mimpi 5000 an Warga Jepitu Bisa Menikmati Air Bersih

Desa Jepitu adalah salah satu Desa yang ada di Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa yang berjarak 40 kilometer di sebelah selatan Gunungkidul. Daerah tersebut setiap tahun mengalami krisis air bersih. Kekeringan, itulah kata yang mendekripsikan pemandangan saat tim BWA menelusuri Ds.Jepitu. Musim kemarau sangat dirasakan dampaknya oleh warga salah satunya adalah sulitnya untuk mendapatkan air bersih. Bulan Juli hingga November adalah musim kemarau yang biasa dilalui masyarakat Desa jepitu dengan ujian sulitnya mendapatkan air bersih.

 

75.3%
75.3%
75.3% Masih Membutuhkan Rp 493.600.000