BWA-WAfP. Begitu mobil tangki air bersih, wakaf dari kaum Muslimin datang, langsung diserbu warga, dan dengan tertib mereka mengantri. Sejak pertengahan bulan Oktober 2015, Project Donasi Air bersih di Ile Ape dimulai. Karena Meskipun di sebagian daerah di Indonesia sudah hujan, namun di Lembata kemarau masih berkepanjangan.

NTT - Ile Ape

Sejak Mei 2015 belum sekalipun turun hujan. “Badai el nino panjang, diprediksikan sampai Desember masih kemarau,” ujar mitra lapang Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) Ustadz  Arifuddin Anwar.

Menurut pimpinan Pondok Pesantren Ikhwatul Mukminin, Adonara, Flores Timur, NTT tersebut rata-rata per kepala keluarga (KK) memerlukan dua drum air bersih dalam sebulan. “Apa boleh buat, karena air merupakan kebutuhan vital dan utama, di sini tidak ada sumber air, kami harus menunggu hujan baru ada air tawar,” timpal Ismail Wahimahing (50 tahun), anggota BPD Desa Dulitukan, Kecamatan Ile Ape yang juga ikut mengantre.

Bentuk Project

Untuk mengurangi beban warga nelayan minoritas Muslim NTT tersebut, melalui program Water Action for People (WAfP), Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) menggalang dana dari kaum Muslimin untuk mengganti biaya ongkos kirim air. Ditargetkan 400.000 liter rair dapat didistribusikan ke lima desa di kecamatan Ile Ape pulau Lembata sampai musim kemarau berlalu. Rencananya, air bersih tersebut akan di distribusikan kepada sekitar 500 KK yang ada di lima desa yang sangat membutuhkan air bersih yakni Desa Dulitukan, Palilolon, Kolipadan, Tagawiti dan Riangbao selama musim kemarau atau sampai akhir bulan Desember 2015.

Dan semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita sesuai sabda Rasulullah SAW dari Abu Hurairah RA tentang seorang lelaki yang memberi minum seekor anjing yang kehausan. “Maka Allah pun berterima kasih kepadanya dan mengampuni lelaki tadi. Para sahabat bertanya, wahai Rasulullah apakah kita diberi pahala karena menolong binatang? Kebaikan yang diberikan kepada tiap makhluk hidup ada pahalanya.” (HR Bukhari [2363] dan Muslim [2244]).

Nilai Donasi yang Dibutuhkan:

Rp 50.000.000,- (suplai air bersih untuk 500 KK sampai Desember 2015).

Masyarakat berbondong bondong membawa drum menghampiri mobil tangki wakaf seperti orang berebutan sembako.  Air yg disupply dari kota Lewoleba berjarak hampir 30 km ini dibagi ke seluruh kepala keluarga di desa ini baik yang muslim maupun non muslim. Mereka sangat senang dan turut merasakan wakaf anda sebagai dampak rahmatan lil alamin dari agama yg mulia ini. Maklumlah wilayah ini airnya asin dan payau.

(Mobil Tangki Air yang Menyalurkan Air Bagi Warga Desa)

(Mobil Tangki Air yang Menyalurkan Air Bagi Warga Desa)

Di daerah ini tidak ada akses air tawar sama sekali. Jika pasang pipanisasipun jaraknya 30 km lebih yang berisiko tinggi rentan pembobolan karna melintasi lahan kering pertanian yang juga kesulitan air. Maka dalam musim panas 2018 ini, BWA berinisiatif memberi bantuan air bersih sebanyak 150 tangki atau sebanyak 750 ribu liter yang dinikmati oleh 1000 KK yang tersebar di 7 desa di wilayah Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, NTT ini.

(Warga Menyiapkan Drum Tempat Air Untuk Menampung Air dari Mobil Tangki)

(Warga Menyiapkan Drum Tempat Air Untuk Menampung Air dari Mobil Tangki)

Mereka sangat terharu dan berterima kasih. Seorang ibu beragama katolik sebut saja ema Maria di desa Beutarang, ke Ile Ape mengatakan kepada Ibnu, supir truk wakaf ini dengan bahasa daerah, “ama  mo sain hala pe kame susah di, wai ni kame butuh ayakem. Terima kasi em kame di dapa bantuan mio pe (Bapa  kamu tidak datang itu kami kesusahan. Kami sangat butuh air. Terima kasih ya kami juga bisa dapat bantuan air tu)”.

Demikianlah kehadiran mobil tangki wakaf ini sangat membantu masyarakat disana walau masih sangat kurang karena dengan hanya 1 truk yang jarak tempuh pulang-perginya 60 km bisa tiga sampai  empat kali supply dapat dipastikan antrian penduduk akan air ini sangat panjang maka dibutuhkan 1 unit truk lagi agar distribusi air semakin lancar.

 

#WafPIleApe #WaterActionforPeople