Sudah 10 bulan berlalu bencana gempa bumi yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, berkekuatan 7,2 SR yang menggoncang pada 29 Juli 2018 lalu yang memporak-porandakan sebagian Lombok. Apalagi gempa susulan yang bertubi-tubi sepanjang bulan Agustus 2018 mengakibatkan luluh lantaknya 90%  desa di Lombok bagian utara. Bukan hanya rumah, masjid dan bangunan saja, barang-barang milik warga, seperti kendaraan pun hancur tertimpa reruntuhan.

Bencana alam ini juga telah mengancurkan sebagian infrastruktur seperti jalan, sumber air bersih, puskesmas dan sekolah, bahkan dari gempa tersebut telah menyebabkan longsor di beberapa titik lereng di Gunung Rinjani.

Pasca gempa tersebut masyarakat membutuhkan pendampingan dan pembinaan dalam menata harapan hidupnya ke depan, serta berusaha menjaga keistiqamahan dalam menjalankan ibadah dan bersyukur kepada Allah SWT. Melihat kondisi tersebut ustadzah Nur Aprilina MS dan timnya tergerak untuk melakukan pendampingan dalam aktivitas Mental Recovery pasca gempa bagi warga Lombok.

Namun ustadzah Nur Aprilina MS dan timnya terkendala permasalahan tidak adanya moda transportasi yang memadai. Kondisi ini sangat menyulitkan aktivitas ustadzah Nur Aprilina MS dan Timnya dalam mendampingi dan membina masyarakat di sini.

Merespon atas kondisi yang tidak ideal tersebut, Badan Wakaf Al-Qur’an melalui program “Wakaf Khusus Dakwah” menginisiasi untuk pengadaan motor yang bisa digunakan dalam aktivitas mengajar ngaji dan membina umat yang dilakukan oleh ustadzah Nur Aprilina MS dan timnya serta melaksanakan aktivitas Mental Recovery pasca gempa bagi warga Lombok.

(Wakaf Motor Dakwah Lombok 1)

(Wakaf Motor Dakwah I)

Pada  awal bulan agustus 2018 BWA telah membelikan satu unit sepeda motor merek Honda Vario dengan nomor polisi DR. 5744. CC. Alhamdulillah melalui pengadaan wakaf motor dakwah tersebut sangat membantu memudahkan mereka dalam aktivitas pendampingan dan pembinaan masyarakat yang terdampak bencana alam tersebut.

(Aktivitas Dakwah Ustadzah Nur Aprilina MS)

(Aktivitas Dakwah Ustadzah Nur Aprilina MS)

Pada tahapan selanjutnya telah dibelikan juga satu unit sepeda motor yang kedua dengan merek yang sama yaitu Honda Vario dengan nomor polisi DR 6593 EA yang digunakan untuk aktivitas pengembangan dakwah khususnya di wilayah Mataram (sebagian lombok barat dan Lombok Utara).

(Wakaf Motor Dakwah II)

(Wakaf Motor Dakwah II)

“Alhamdulillah, kami telah menerima motor dari BWA, ini sangat membantu kami dan tim dalam melaksanakan kegiatan pendampingan dan pembinaan di wilayah KLU yang jaraknya sangat jauh,” cerita ustadzah Nur Aprilina MS.

“Setiap hari kami bergantian menggunakan motor tersebut untuk melakukan pembinaan, sekali jalan kami berdua bergoncengan dengan jarak tempuh minimal 40 KM sekali jalan ke satu tempat.” Sambungnya.

“Dengan motor ini kami sangat bersyukur kepada Allah SWT, semoga BWA dan para Wakif senantiasa Allah berikan kemudahan dalam kehidupannya, dan semoga harta wakaf ini mengalirkan pahala jariah selama roda berputar dalam dakwah sepanjang masa. Aamiin.” Pungkasnya kepada tim BWA.